Variabel dan perhitungan kinerja dalam Laporan Site24x7

Memahami variabel dan penghitungan performa yang berbeda yang digunakan di Laporan Site24x7.

Site24x7 memantau sumber daya penting Anda sepanjang waktu serta menampilkan statistik dan tren ke Anda dengan laporan komprehensif. Artikel ini akan memaparkan berbagai parameter ketersediaan dan performa yang dicatat Site24x7 selama pemantauan. Tidak hanya itu, catat sejumlah penghitungan berbeda dari mesin pemantauan kami untuk memperoleh nilai akhir yang penting bagi bisnis Anda. 

Variabel Performa

Tabel berikut menjelaskan semua variabel yang digunakan untuk menghitung beberapa metrik performa.  

Variabel yang digunakan untuk penghitungan

Definisi

Periode Pemantauan

Total waktu di mana pemantauan diaktifkan.

Periode Pemeliharaan

Total waktu selama Periode Pemantauan ketika monitor ditandai sebagai MAINTENANCE.

Waktu Aktif

Total waktu di mana status monitor UP.

Waktu Nonaktif

Total waktu selama monitor dalam status DOWN

Waktu Respons

Waktu untuk menyelesaikan satu polling

Jumlah Pemadaman

Jumlah polling yang gagal

Persentase Nonaktif

Persentase waktu ketika monitor nonaktif di luar Periode Pemeliharaan.

Persentase Pemeliharaan

Persentase waktu ketika monitor sedang dalam masa pemeliharaan.

Ketersediaan

Persentase waktu ketika status monitor UP di luar Periode Pemeliharaan

Waktu API

Waktu ketika monitor membuat panggilan API

Waktu DNS

Waktu ketika permintaan DNS telah diselesaikan

ConnStartTime

Waktu ketika API membuat koneksi ke situs web

ConnEndTime

Waktu ketika koneksi ke websocket berhasil dibuat.

Waktu Mulai Respons

Waktu ketika respons pertama dimulai untuk halaman dasar.

Akhir Respons

Waktu ketika respons sudah dibaca sepenuhnya.


Periode Pemeliharaan

Kapan pun Monitor memerlukan pembaruan atau perbaikan, Monitor bisa dibilang sedang dalam masa pemeliharaan. Menandai periode pemantauan sebagai pemeliharaan memastikan agar monitor ini tidak ditandai NONAKTIF di laporan akhir, sehingga waktu nonaktif aktual yang akurat dapat dilihat. Meski demikian, Anda selalu bisa memasukkan masa pemeliharaan sebagai UPTIME di penghitungan waktu aktif menggunakan tombol rocker "MAINTENANCE AS UPTIME" yang ada di Laporan Ringkasan Ketersediaan. Untuk menghitung UPTIME, Site24x7 menggunakan semua pemadaman yang di-log mesin pemantauan kami dan menghasilkan persentase DOWN aktual. UPTIME dapat diperoleh dengan nilai pemadaman ini.



Waktu Aktif dan Nonaktif

Waktu aktif/nonaktif monitor menyediakan perkiraan total waktu situs web mereka tersedia untuk digunakan pelanggan. Waktu aktif/nonaktif adalah jumlah waktu (harian, tiap jam dan menit) di mana server, jaringan, atau situs web telah berjalan (UP) atau tidak berjalan. Waktu aktif biasanya ditampilkan sebagai persentase, seperti waktu aktif 99,9% dalam jangka waktu tertentu. Waktu aktif untuk situs web dapat dilihat di bawah Availability (Ketersediaan), di atas Events Timeline di klien web.



Lihat contoh berikut untuk mengetahui cara nilai persentase ketersediaan dihitung.




Pada contoh ini, jangka waktu yang dipilih adalah Sebulan terakhir. Maka, ketika dikonversi ke detik:  

Periode Pemantauan = 30*24*60*60 detik = 2.592.000 detik

Waktu Nonaktif = (43*60) + 48 detik = 2.628 detik

Oleh karena itu,

Persentase Nonaktif = (2.628/2.592.000)*100 = 0,1%

Dalam kasus grup monitor, total jangka waktu aktif adalah jumlah semua waktu aktif monitor. Misalnya, ada 10 monitor dalam grup. Laporan 30 harinya akan menjadi waktu aktif 300 hari. Persentase total waktu aktif adalah rata-rata persentase waktu aktif monitor individu. Dua monitor dengan satu nonaktif dan satu aktif akan memiliki waktu aktif 50%.

Menghitung Ketersediaan

Ketersediaan situs web menunjukkan jika situs web tersedia atau tidak untuk diakses pelanggan. Ini disimbolkan dengan UP atau DOWN untuk instans saat ini dan dalam persentase untuk jangka waktu yang dipilih. Untuk menghitung waktu aktif, mesin pemantauan Site24x7 harus mendeteksi Waktu Nonaktif aktual. Waktu Nonaktif bisa termasuk masa pemeliharaan.



Pada contoh di atas, pemeliharaan dilihat sebagai UP. Maka, rumus untuk menghitung Ketersediaan menjadi:

Persentase Ketersediaan = 100 - Persentase Nonaktif

Persentase Ketersediaan = 100 - 0,1 = 99,9%

Info
Hanya nilai yang dibulatkan (dibulatkan ke dua nilai desimal) yang diperlihatkan. Untuk grup monitor, ketersediaan grup akan berdasar pada ketersediaan monitor individu atau jumlah monitor di grup. 

 

Misalnya, jangka waktu yang dipilih untuk laporan ketersediaan pada 1 Juli adalah 30 hari Terakhir dalam milidetik, yaitu 2.592.000.000 mdtk atau 720 jam. Jangka waktu dari 1 Juni hingga 30 Juni akan diikutkan dalam penghitungan. Jumlah monitor yang dipilih dari grup monitor adalah 10.
 
Misalkan satu monitor nonaktif selama satu hari, dan Total Waktu Nonaktif adalah jumlah semua waktu nonaktif, Jadi, Total Waktu Nonaktif-nya adalah satu hari, yaitu 86.400.000 mdtk.
 
Selain itu, ingat bahwa monitor memiliki masa penangguhan selama 2 hari, yaitu 172.800.000 mdtk.
 
Total waktu penangguhan akan dikurangi dari total waku pemantauan.
 
Total waktu pemantauan = Waktu pemantauan*Jumlah monitor dipilih untuk grup monitor - Total Waktu Penangguhan
Oleh karena itu, total waktu pemantauan = 10 * 2.592.000.000 = 25.920.000.000 mdtk (300 hari) - 172.800.000 mdtk (2 hari) = 25.747.200.000 mdtk (298 hari)
 
Total Waktu Aktif = Total waktu pemantauan - Total Waktu Nonaktif
Total Waktu Aktif = 25.747.200.000 - 86.400.000 = 25.660.800.000 (297 hari)
Persentase ketersediaan = (Waktu aktif/total waktu pemantauan)*100
Persentase ketersediaan = (25.660.800.000/25.747.200.000)*100 = 99,66%

Selain itu, berdasarkan total Waktu Aktif/Nonaktif monitor, MTTR dan MTBF dapat dihitung.
  • Mean Time To Repair (MTTR)Waktu yang diperlukan agar server UP dari nonaktif. Nilai ini harus serendah mungkin. MTTR nilainya NOL ketika tidak ada pemadaman.
MTTR = Waktu Nonaktif Aktual / Jumlah Pemadaman
  • Mean Time Between Failures (MTBF): Waktu rata-rata perangkat atau sistem berjalan tanpa pemadaman atau waktu rata-rata yang diperlukan hingga pemadaman terjadi. Istilah ini juga bisa berarti berapa lama pengguna dapat menggunakan perangkat atau sistem sampai pemadaman/error terjadi. Nilai ini harus setinggi mungkin. MTBF sama dengan Total Waktu Aktif ketika tidak ada pemadaman.
MTBF = Waktu Aktif Aktual / Jumlah Pemadaman
Pada contoh di atas, jangka waktu yang dipilih adalah satu bulan dan jumlah pemadaman nol. Sehingga, 

MTTR = (43 mnt 48 dtk / 1) = 43 mnt 48 dtk 
MTBF = (29 hari 23 jam 16 mnt/ 1) = 29 hari 23 jam 16 mnt 

Waktu Respons

Waktu respons terdiri dari empat komponen utama, viz., waktu DNS, waktu koneksi, waktu first byte dan last byte. 

Bagaimana ini dihitung?

DNSResolveTime = APITime - DNSTime 

ConnTime = ConnEndTime - ConnStartTime 

FirstByteTime = ConnEndTime - ResponseStart 

Download Time = ConnEndTime - ResponseEnd 

ResponseTime = DNSResolveTime + ConnTime + FirstByteTime + Download Time



Waktu respons situs web, yang dipantau di semua lokasi pemantauan untuk jangka waktu tertentu, dihitung dan ditampilkan menggunakan grafik garis normal. Waktu respons maksimum, minimum, dan rata-rata dapat diperoleh dari grafik ini. Nilai rata-rata bergantung pada jangka waktu yang dipilih untuk pemantauan.
Notes
  1. The Summary page displays a graph only for the primary location. 
  2. Clicking the graph icon  redirects you to the View Performance Report, where you can view a graph for any secondary location using the drop-down menu.

Pada contoh di atas, untuk waktu yang dipilih, nilai untuk beberapa komponen waktu respons adalah: 

DNSResolveTime = 64 mdtk
ConnTime = 222 mdtk
FirstByteTime = 129 mdtk
Download Time = 11 dtk  

Jadi, untuk waktu yang dipilih;  

ResponseTime = 64 + 222 + 129 + 11 = 426 mdtk 

Min: Nilai minimum untuk semua entri dalam jangka waktu yang dipilih
Maks: Nilai maksimum untuk semua entri dalam jangka waktu yang dipilih
Rata-rata: Jumlah Waktu Respons semua entri / Jumlah total entri